Sekilas istri Nabi

Saya sungguh sangat terkejut mengetahui bahwa banyak dari kaum kita yang tidak mengenal dengan baik latar belakang Rasullullah. Mengapa banyak dari kita yang sepertinya tidak perduli dengan sejarah Rasul.



Salah satu yang sering sekali kita lupakan adalah juga termasuk tentang istri-istri beliau. Untuk sekedar menambah pengetahuan dan kecintaan kita kepada Rasullullah, berikut ini saya berikan nama-nama istri Nabi yang tercatat dan sejarah singkat pernikahannya.


1. Khadijah


Khadijah yang menikahi Nabi (25 tahun) saat dia sudah berusia 40 tahun. Khadijah binti Khuwailid adalah seorang wanita pedagang yang mulia dan kaya raya. Nabi adalah seorang pemuda miskin yang hanya sekedar penggembala.


Selama hidup dengan Khadijah, Nabi hanya memiliki seorang istri saja sampai akhirnya Khadijah wafat.


Pernikahan Nabi dan Khadijah berlangsung 2 bulan setelah kepulangan beliau dari Syam.


2. Aisha


Aisha RA adalah anak perempuan Abu Bakar yang dinikahi oleh Nabi saat berusia sekitar 6 atau 7 tahun. Tetapi karena usia yang masih terlalu muda, Nabi hanya mulai tidur dengan Aisha saat berusia 9 tahun. Sewaktu menikahi Aisha, usia Nabi saat itu sekitar 50 tahun.



Pernikahan ini diperkitakan terjadi pada tahun 620 M, beberapa bulan setelah kematian Khadijah, istri pertama Nabi.


Ia hidup sampai akhir hayat Nabi. Ketika Nabi wafat, dia berumur 18 tahun, ia meninggal diumur 57 tahun.


3. Hafsah


Hafsah adalah putri dari Umar. Sebelum menikah dengan Nabi, Hafsah sebelumnya telah menikah dengan Khunais yang gugur saat perang Uhud. Pernikahan dengan Nabi dilakukan sekitar 7 bulan setelah Hafsah menjanda.


Khunais gugur sebagai pahlawan syuhada dalam perang Uhud, maka tinggallah Hafsah sebagai janda mujahidin dalam usia 18 tahun.


Hafsa dinikahi Nabi di tahun 625, 3 bulan setelah migrasi ke Medinah. Dia berumur 19 tahun dan Nabi berumur 55 tahun ketika menikah. Dia hidup bersama Nabi selama 8 tahun sampai akhirnya Nabi meninggal ditahun 669 pada umur 63.


4. Zainab bint Jash



Sebelum menikah dengan Nabi, Zainab adalah bekas menantu Nabi dari anak angkat, Zaid bin Haritha. Zaid adalah satu-satunya istri Nabi yang langsung dijodohkan oleh Allah SWT kepada Nabi serta membukukannya dalam Al-Qur’an.


Nabi saat menikah dengan Zainab berusia 58 tahun, Zainab berusia sekitar 35 tahun. Zainab meninggal tahun 641 setelah wafatnya Nabi.


5. Safiah


Dalam peperangan di Khaibar, pasukan Rasullullah menaklukkan kaum Yahudi Khaibar. Akibat peperangan tersebut Safiah yang baru berusia 17 tahun kehilangan suaminya yang bernama Kinanah yang baru menikahinya 1 bulan. Safiah yang cantik jelita kemudian diambil sebagai istri oleh Nabi.


Safiah sebelumnya hendak diambil oleh Dihyah, namun setelah Rasul mengetahui betapa Safiyah hanya layak bagi Rasul, maka Rasul memutuskan untuk menikahi Safiyah. Sebagai gantinya, Rasul memerintahkan Dihyah untuk menikahi tawanan wanita yang lainnya.


Safiyah dinikahi oleh Rasul ketika dia berumur 17 tahun dan Nabi waktu itu berusia 58 tahun. Pernikahan dilangsungkan pada hari yang sama setelah ayah dan suaminya wafat dalam pertempuran. Dia hidup bersama Nabi selama 4 tahun, dan berumur 21 ketika Nabi wafat.


Safiyah wafat ditahun 673 pada umur 60.


6. Juwariya



Dalam salah satu peperangannya, pasukan Rasul berhasil mengalahkan suku Mustaliq yang dipimpin oleh Harits, anaknya yang bernama Juwariya menjadi tawanan. Dalam salah satu kesempatan Juwariya ingin menemui Nabi untuk membicarakan pembebasannya. Saat itu Nabi sedang berada di rumah Aisah dan solusi yang diajukan Nabi untuk melindunginya adalah dengan menikahinya.


Nabi menikahinya ditahun 628, ketika Nabi berusia 58 tahun dan Juwairiah 20 tahun. Juwariya menikah dengan Nabi selama 4 tahun sampai Nabi wafat.


7. Maria Qibtidaiya


Maria adalah seorang budak wanita yang diberi sebagai hadiah untuk mengikat tali shilaturahmi dari seorang gubernur Mesir kepada Nabi. Maria Qibtidaiya adalah seorang wanita yang cantik.


Tidak ada catatan resmi tentang status pernikahan ini tentang berapa usianya saat dinikahi, namun ada yang menyebutkan bahwa usia Maria waktu dinikahi Rasul adalah sekitar 20 tahun.


Maria meninggal lima tahun setelah meninggalnya Nabi SAW.


Diperkirakan pernikahan Maria dan Nabi terjadi pada sekitar tahun 7 / 8 H. Maria melahirkan seorang anak lelaki yang diberi nama Ibrahim tetapi anak lelaki satu-satunya ini meninggal ditahun 10 H.


8. Hindun binti Abu Umaiyah / Ummu Salamah



Hindun adalah janda dari Abu Salmah yang memiliki 4 oang anak. Abu Salmah sendiri meninggal di tahun 4 H. Setelah menjanda banyak pria yang ingin meminang Hindun diantaranya adalah Abu Bakar dan Umar. Namun pinangan kedua pria ini ditolak oleh Hindun. Kemudian barulah Nabi mengajukan pinangan yang diterima oleh Hindun. Pernikahan dilaksanakan tahun 4 H bulan Syawal. Hindun meninggal sekitar tahun 59 H dalam usia 84 tahun.


Hindun dinikahi Nabi ditahun 4 H, ketika Hindun berusia sekitar 30 tahun, dan Nabi 56 tahun.


9. Raihana


Dalam perang melawan kaum Yahudi bani Quraiza, pasukan Rasul berhasil mengalahkan pasukan musuh. Akibat dari perang ini, maka banyaklah janda-janda yang butuh perlindungan. Satu dari wanita yang menjadi janda adalah Raihana yang sangat cantik.


Tidak jelas berapa usia Raihana saat menikahi dengan Nabi.



10. Saudah


Tidak ada data yang akurat tentang usia Saudah saat menikah dengan Nabi. Saudah meninggal tahun 54 H dalam usia sangat lanjut yang berarti 44 tahun sudah nabi wafat. Saudah sendiri diceritakan sebagai wanita yang tidak menarik dan digambarkan sebagai wanita yang amat besar, lebih tinggi diantara wanita, dan dia tidak dapat menyembunyikan dirinya dari siapapun yang telah mengenalnya.


Diriwayatkan oleh Aisha: Manakala Rasulullah ingin berpergian, dia akan mengundi siapa isterinya yang akan menemani dia. Dia akan membawa isteri yang namanya terundi. Dia biasanya menetapkan kepada setiap dari mereka satu hari dan satu malam. Tetapi Sauda bint Zam’a melepaskan (gilirannya) siang dan malam dia kepada Aisha, isteri Nabi, demi untuk mencari kesenangan Rasulullah (dengan perbuatan demikian)


11. Zainab binti Khuzaimah


Zainab binti Khuzaimah (bukan binti Jash) adalah janda dari Ubaid bin Haris yang meninggal saat perang Uhud. Pergaulan rumah tangga Rasulullah dengan Zainab tidaklah berlansung lama. Setengah riwayat mengatakan hanya selama 8 bulan, ada pula yang menyampaikan sekitar 4 bulan saja. Para sejarawan mengatakan bahwa Zainab meninggal dalam usia 30 tahun pada tahun ke 4 hijrah. Tidak ada catatan resmi tentang mengapa Zainab meninggal di usia yang begitu muda.


12. Ramlah binti Abu Sufyan / Ummu Habibah



Ramlah adalah anak Abu Sufyan yang dinikahkan dengan Abdullah bin Jahasy yang dikaruniai seorang anak perempuan. Mereka termasuk golongan yang ikut hijrah ke Habasyah (Ethopia). Namun di Habasyah Abdullah bin Jahasy pindah agama menjadi Nasrani dan jadilah Ramlah hidup sendiri. Oleh karenanya Rasul menolong Ramlah dengan cara menikahinya ditahun 7 H, saat itu Ramlah telah berusia 40 tahun.


13. Maimunah


Maimunah adalah istri terakhir Nabi SAW. Berasal dari keluarga bangsawan Quraish. Saat Nabi SAW melakukan ibadah haji ditahun 7 H, maka oleh pamannya yang bernama Abbas bin Abdul Muthalib diusulkan agar Nabi menikahi Maimunah yang akan menguatkan ikatan persaudaraan. Nabi setuju dan pernikahan dilakukan di Saraf sektiar 10 km dari Mekah. Usia Maimunah saat itu sekitar 30 tahun.


Maimunah adalah janda dari Aba Rahim bin Abdi I’zzi.


Sekedar untuk berbagi pengetahuan, semoga bermanfaat.

Ibrahim Syihab

2 comments:

Anonymous said...

paedifilia!
kembalilah ke hindu!
karena dari sanatana dharmalah semua berawal!

Anonymous said...

istilah poedifilia adalah istilah modern...zaman nabi belum ada larangan seperti itu...boleh menikah dengan wanita yang sudah mulai menstruasi...dan tidak ada sejarah pada zaman nabi tersebut yang mengecam nabi baik dari kawan maupum lawan tentang pernikahan tersebut..berarti pada zaman tersebut adalah hal yang biasa...ketika nabi mengajak kaumnya dahulu untuk masuk islam dia tidak pernah menghina dan mengejek Tuhan2, nabi2 dan pendeta2 kristen, yahudi, majusi, kafir Quraisi dan kalau ada orang hindu pun niscaya dia tidak akan menghinanya. dia hanya mengajak menyembah Tuhan yang satu dan melarang menyembah berhala. bahkan dia memaafkan kaum kafir quraisi yang sudah takluk di tangannya, padahal mereka dahulunya selalu mencaci maki, menghina, dibilang nabi gila, tukang sihir, penyair, tukang jiplak agama lain, mungkin kalau ada istilah pedolifia dizaman dulu nabi juga dihina seperti itu, dipukul, dilempar batu, kotoran bahkan dia mau dibunuh. tapi dia tidak membalas, karena itulah salah satu inti ajaran yang disuruh sampaikan oleh Tuhan. begitu juga umatnya, paling tidak mereka berusaha seperti itu...jadi kami tidak perlu menghina agama anda untuk membuat anda kembali ke dalam islam...dan tidak paksaan untuk masuk agama islam...telah jelas mana benar dan mana yang batil..jika anda menolak, saksikan lah bahwa kami adalah orang muslim (yang berserah diri hanya kepada Tuhan yang esa, Pencipta alam semesta beserta isinya)...