Hidup Susah, Tetap Sedekah !! inilah Keutamaan-nya
Kehidupan di dunia tidak selamanya berlimpah dengan harta, terkadang manusia harus menjalaninya dengan penuh keprihatinan.
Namun hidup susah, bukanlah alasan untuk tidak beribadah kepada ALLAH, bahkan sedekah dari kaum dhuafa merupakan yang paling afdhol, sebagaimana Hadis Rasulullah :
Sedekahnya kaum dhuafa, juga memiliki nilai yang tinggi (sumber :
rumaysho.com), sebagaimana makna dari hadis berikut :
Dan apabila kita tidak memiliki harta, bukan alasan untuk tidak bisa bersedekah, karena sedekah bisa juga dengan tenaga (sumber : hadits-shahih-indonesia.blogspot.co.id), sebagaimana terdapat pada Shahih Muslim, Kitab Zakat Bab 17, Nomor 1692 :
WaLlahu a’lamu bishshawab
Dari Abu Hurairah dan ‘Abdullah bin Hubsyi Al Khots’ami, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya sedekah mana yang paling afdhol.
Rasulullah menjawab,
جَهْدُ الْمُقِلِّ“Sedekah dari orang yang serba kekurangan.”
(HR. An Nasai no. 2526).
Sedekahnya kaum dhuafa, juga memiliki nilai yang tinggi (sumber :
rumaysho.com), sebagaimana makna dari hadis berikut :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَبَقَ دِرْهَمٌ مِائَةَ أَلْفِ دِرْهَمٍ قَالُوا وَكَيْفَ قَالَ كَانَ لِرَجُلٍ دِرْهَمَانِ تَصَدَّقَ بِأَحَدِهِمَا وَانْطَلَقَ رَجُلٌ إِلَى عُرْضِ مَالِهِ فَأَخَذَ مِنْهُ مِائَةَ أَلْفِ دِرْهَمٍ فَتَصَدَّقَ بِهَاDari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“.
Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?”
Beliau kemudian menjelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan.
Ada juga seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An Nasai no. 2527 dan Imam Ahmad 2: 379).
Dan apabila kita tidak memiliki harta, bukan alasan untuk tidak bisa bersedekah, karena sedekah bisa juga dengan tenaga (sumber : hadits-shahih-indonesia.blogspot.co.id), sebagaimana terdapat pada Shahih Muslim, Kitab Zakat Bab 17, Nomor 1692 :
WaLlahu a’lamu bishshawab
No comments:
Post a Comment