Palestina Menikmati Kekuasaan di Bawah Islam 1200 Tahun

 Palestina Menikmati Kekuasaan di Bawah Islam 1200 Tahun

Palestina menikmati kekuasaan di bawah panji Islam dari tahun 636 – 1917 M. Ilustrasi: Ist
Kerajaan Bani Israel berada di sebagian kecil wilayah Palestina selama kurang lebih 4 abad. Selanjutnya, Palestina masuk di bawah pemerintahan Persia pada tahun 539 – 332 SM. Setelah itu Palestina berada di bawah kekuasaan Yunani tahun 332 – 63 SM. Sementara Palestina menikmati kekuasaan di bawah panji Islam dari tahun 636 – 1917 M, yakni sekitar 1200 tahun lamanya.

Palestina sempat dikuasai kekaisaran Romawi . Kala itu, Romawi terbagi menjadi Romawi Barat dan Timur sejak tahun 395 M. Kekaisaran Romawi Timur beribu kota Konstantinopel , sedang kekaisaran Romawi Barat beribu kota Roma.

Hanya saja Romawi Timur, yang oleh bangsa Arab dikenal dengan Rum dan juga dikenal dengan nama negara Byzantium , masih terus mempertahankan hegemoninya terhadap Palestina kecuali beberapa waktu menjelang pembebasan Islam atas Palestina (al fath al islami).

Dr Muhsin Muhammad Shaleh dalam bukunya berjudul "Ardhu Filistin wa Sya’buha" yang diterjemahkan Warsito, Lc menjadi "Tanah Palestina dan Rakyatnya" menyebut kaum muslimin membebaskan tanah Palestina pada masa Khalifah Umar bin Khattab setelah kekalahan Rum dalam perang Ajnadin, Yarmuk dan yang lainnya. "Kaum muslimin memasuki al Quds pada tahun 15 H atau 636 M," jelasnya.

Sejak saat itu Palestina memiliki tabiat Islami, penduduknya berbondong-bondong masuk agama Allah, warganya ter-Arab-kan dan bahasanya pun juga Arab dengan terjadinya asimilasi anak-anak mereka di bawah payung peradaban Islam bersama dengan kabilah-kabilah Arab yang datang dari jazirah Arab. "Dan mereka terus menjaga tabiat keislamannya hingga masa kita sekarang ini," ujar Muhsin Muhammad Shaleh.

Selanjutnya, menurut Muhsin Muhammad Shaleh, orang-orang salib menduduki al Quds dan mendirikan kerajaan Baitul Maqdis. Kekuasaan mereka berlangsung selama 88 tahun (1099 – 1187) sampai akhirnya Shalahuddin al Ayyubi berhasil membebaskan Palestina setelah terjadi perang Hiththin.

Selain masa itu, Palestina menikmati kekuasaan di bawah panji Islam dari tahun 636 – 1917 M, yakni sekitar 1200 tahun lamanya. "Ini adalah masa terlama dalam sejarah bila dibandingkan dengan pemerintahan lainnya yang pernah menguasai Palestina," ujar Muhsin Muhammad Shaleh.

Pemerintahnya muslim dan rakyatnya juga muslim, hal yang belum pernah terjadi pada masa pemerintahan manapun di Palestina. Kemudian perlu diketahui, bahwa kaum muslimin menguasai wilayah Palestina secara keseluruhan sepanjang sejarahnya, bukan sebagiannya saja.

Kaum muslimin memiliki keteladanan yang tinggi dalam masalah toleransi, mereka memberikan kebebasan beribadah kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani, menjamin harta benda, jiwa dan kehormatan mereka. Menjadi pelayan terbaik bagi tanah suci Palestina, menjaga kehormatannya dan mencegah pertumpahan darah di dalamnya.

(mhy)
Miftah H. Yusufpati

No comments: