Palestina Tanah Para Nabi, Musa: Masuklah ke Tanah Suci

 Palestina Tanah Para Nabi, Musa: Masuklah ke Tanah Suci

Palestina adalah kota suci berdasarkan nash al Quran al Karim. Ilustrasi: Ist
Palestina adalah kota suci berdasarkan nash al Quran al Karim . Selain itu wilayah tersebut adalah tanah para nabi. Rasul yang pernah tinggal di Palestina adalah Nabi Ibrahim dan Ismail , Ishak, Ya’qub , Yusuf dan Lud, Dawud, Sulaiman , Shaleh, Zakariya, Yahya dan Isa as. Rasulullah Muhammad SAW juga pernah mengunjunginya.

Terkait Palestina sebagai Tanah Suci, Allah SWT berfirman lewat lisan Nabi Musa as :

يَاقَوْمِ ادْخُلُوا اْلأَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِي كَتَبَ اللهُ لَكُمْ وَلاَ تَرْتَدُّوا عَلَى أَدْبَارِكُمْ فَتَنقَلِبُوا خَاسِرِينَ

Artinya: “Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari kebelakang (karena kamu takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.” ( QS al Maidah : 21)

Dr Muhsin Muhammad Shaleh dalam bukunya berjudul "Ardhu Filistin wa Sya’buha" yang diterjemahkan Warsito, Lc menjadi "Tanah Palestina dan Rakyatnya" mengutip Az Zajjaj berkata, yang dimaksud dengan ardhul muqaddasah adalah tanah suci (at thahirah).

"Konon dinamakan muqaddasah karena bersih dari kesyirikan dan dijadikan tempa tinggal bagi para nabi dan orang-orang beriman," ujar Muhsin Muhammad Shaleh.

Selanjutnya Al Kalabi berkata, yang dimaksud ardhul muqaddasah adalah Damaskus, Palestina dan sebagian Yordania. Qatadah berkata, yang dimaksud adalah seluruh negeri Syam.

Tanah Para Nabi

Muhsin Muhammad Shaleh mengatakan di antara para nabi dan rasul yang pernah hidup di Palestina, seperti disebutkan dalam al Quran al Karim, adalah Ibrahim dan Ismail, Ishak, Ya’qub, Yusuf dan Lud, Dawud, Sulaiman, Shaleh, Zakariya, Yahya dan Isa as. Rasulullah Muhammad SAW juga pernah mengunjunginya.

"Juga telah tinggal di Palestina nabi-nabi Bani Israel ; kaum yang memang banyak dihiasi oleh nabi-nabi, setiap kali nabi wafat Allah utus nabi baru. Dan di antara nabi mereka yang tersebut di dalam hadis sahih adalah Nabi Yusha’ as," ujar Muhsin Muhammad Shaleh.

Oleh karena itu, mana kala kaum muslimun membaca al Quran al Karim mereka merasakan adanya ikatan yang agung antara diri mereka dengan tanah suci Palestina ini, karena pertarungan antara yang hak dan yang bathil terpusat di tanah ini.

"Karena mereka juga meyakini bahwa mereka adalah pengusung warisan para nabi dan yang mengangkat panji-panji mereka," ujar Muhsin Muhammad Shaleh.

Di Palestina banyak pemakaman, peninggalan, dan penziarahan para anbiya’. Semua itu mengabadikan kenangan tinggal dan kunjungan mereka di tempat-tempat ini.

Ibrahim yang merupakan bapak para nabi, namanya diabadikan untuk sebutan sebuah kota terpenting di Palestina, yaitu al Khalil (Hebron). Petilasannya ada di kota ini di dalam al Haram al Ibrahimi.

Nabi Shaleh, ada tujuh tempat yang mengabadikan kenangan bahwa dia pernah tinggal di Palestina, salah satunya ada di Ramelah, di sini ada musim ziarah tahunan yang amat terkenal yaitu pada bulan April setiap tahun.

Ada sebuah desa di pinggiran kota Tulkarm bernama Ertah, secara estafet dari generasi ke generasi orang menyebut bahwa Nabi Ya’kub pernah beristirahat (Irtaha) di sana.

(mhy)
Miftah H. Yusufpati

No comments: